Keberhasilan ‘affordable IVF’ pada tuba nonpatent

Keberhasilan ‘affordable IVF’ pada tuba nonpatent

Nama saya Indriana Putri, di sini saya dan suami hendak share perjalanan atau bisa dikatakan perjuangan kami dalam mendapatkan keturunan.

Kami sudah menikah 5 th, selama itu pula kami berusaha utk memiliki keturunan. Berbagai program kehamilan dari beberapa dokter kami lakukan,begitu pula pengobatan alternatif jg kami lakukan. Dalam berusaha tsb memang dibilang tdk mudah krn kami harus siap lahir batin. Sampai pd akhirnya saya melakukan tes HSG, dan hasilnya saluran tuba dinyatakan buntu. Solusi dari dokter adalah operasi laparascopy.

Th 2013 saya menjalanai operasi tsb utk melihat apakah saluran tuba memang buntu dan sekaligus mengambil kista. Ternyata saluran tdk bnr2 buntu, hanya saja scr medis memang susah jika melakukan program kehamilan scr normal. Solusi yg muncul adl inseminasi atau bayi tabung.

Th 2014 saya melakukan inseminasi, dan lagi2 kami harus menelan kesedihan krn tdk berhasil. Kami memutuskan utk berhenti dulu melakukan serangkaian pengobatan, sambil memupuk kembali semangat kami. Sekitar satu tahun kami “beristirahat”, kami mendapatkan informasi dari dokter umum langganan kami, bahwa di Magelang ada RSIA Gladiool yang memiliki klinik khusus bayi tabung dan biaya nya terjangkau. Setelah lama “tertidur” kami dibangkitkan harapan kami melalui informasi ini. Suami saya langsung browsing cari info di internet dan telpon ke Gladiool, dan benar informasi tersebut, bahkan ada slogan affordable. Kami lantas memutuskan untuk cek TKP ke Magelang. Kami ditangani oleh Dr Doddy, melihat rekam jejak kami, maka kami sepakat untuk memulai program IVF.

Dalam program ini (setelah konsul, obat dsb) kami mendapatkan 5 Folikel yang diproyeksikan ke tahap selanjutnya yaitu triggering. Namun dalam tahap berikutnya yaitu Ovum Pick Up (OPU) di tanggal 1 Juni, kami hanya mendapatkan 1 folikel / oocyte matang. Dengan berharap cemas atas hasil tersebut, kami akhirnya ditelp dari pihak Gladiool bahwa Embrio sudah berkembang dan dapat Grade 2. Kemudian pada 5 Juni kami lakukan Embrio Transfer. Satu malam menginap bedrest di Gladiool.

Pada 17 Juni kami lakukan PP tes hasilnya 2 garis samar, untuk konfirmasi maka kami lakukan bHCG yang hasilnya 386ml berarti hasilnya positip terbentuk plasenta kandungan. Kami ke Gladiool untuk memastikan dan memang PUJI TUHAN, doa kami terjawab: Saya Hamil. Sekarang usia kandungan saya masuk minggu ke 9, dan kami terus berdoa agar bayi kami sehat , lahir utuh dan selamat. Perjalanan panjang kami lalui, jangan menyerah terus berdoa dan berusaha. Terimakasih Gladiool, Dr. Doddy n team (dr.Yuda, dr. Dicky, dr. Adi, dr. Erick dan segenap perawat GIVF).

Setelah menjalani pemeriksaan dan terdiagnosis APS, maka pasien menjalani terapi dengan LMWH, berupa suntikan subkutan setiap hari sebelum dan selama mengikuti progam IVF berikutnya.

Dengan program IVF stimulasi protokol antagonis, didapatkan 7 oocyte. Fertilisasi dilakukan dengan metoda konvensional dan ICSI, dan setelah dilakukan kultur selama 3 hari didapatkan4 embryo yang berkembang.

Transfer embryo sebanyak 2 buah ( 2 embryo lain freezing) dilakukan pada hari ke 3 dan pasien berhasil mengalami kehamilan. Selama kehamilan berlangsung, pasien mendapatkan suntikan LMWH untuk menghindari risiko keguguran, dan kematian janin dalam kandungan.

Puji syukur kepada Tuhan, karena saat berita ini ditulis, bayi laki-laki yang sehat dengan berat 3200 gram, telah dilahirkan melalui bedah sesar di RSIA Gladiool.

Segenap tim Gladiool IVF mengucapkan selamat atas kelahiran sang buah hati.

Simak Artikel lainnya berdasarkan KATEGORI : 

BERITA | LITERASI | SUCCESS STORY


Masha yang cantik… hampir berusia 3 tahun

Tak terasa 3 tahun berlalu dengan cepat.
Bahagia sekali GIVF mendapat kunjungan ibu P* dan putrinya yang cantik, Masha (sang ayah terinspirasi dari film ‘Masha and the Bear’).
Gadis cilik yang imut dan lucu ini merupakan GIVF Baby yang lahir tahun 2015, hasil program IVF siklus alamiah.

Berikut ungkapan rasa syukur sang ibu ketika adik Masha lahir.. https://gladioolivf.wordpress.com/2015/11/12/givf-6/

Semoga program yang akan datang sukses lagi ya, Bun.


Salam bahagia dari Ungaran

Masih dalam suasana gembira tahun baru, berikut ini kami sampaikan testimoni yang membahagiakan…
Terima kasih kepada bapak Farikin dan istri yang bersedia berbagi.


Salam bahagia,

Assalamualikum, wr.wb.

Perkenalkan nama saya M. Farikin dan istri saya bernama Mardliyah yang beralamat di Desa xxxxxxx RT x RW x Kec. xxxxxxx Kota Salatiga.

Pertama kali kami mendapat informasi mengenai natural ivf Gladiool magelang dari dr Adil Zulkarnaen Sp.OG yang bertugas di Klinik Harapan Bunda, Kalirejo,Ungaran.  Setelah mendapatkan informasi dan rekomendasi dr Adil, kami langsung mendatangi Rumah Sakit Gladiool Magelang. Disana kami mendapatkan penjelasan mengenai proses bayi tabung.

Sebelum kami mengetahui tentang RS. Gladiool, kami sudah melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan keturunan selama kurang lebih 12 tahun. Kami melakukan program bayi tabung di RS. Gladiool yang ditangani oleh para dokter, tim bayi tabung dan para susternya. Kami melakukan program bayi tabung sebanyak dua kali, untuk yang pertama gagal dikarenakan kualitas embrio yang kurang memenuhi syarat untuk dilakukan tahap selanjutnya dan Alhamdulilah untuk program yang kedua berhasil.

Pelayanan di sana sangat baik dan ramah serta membuat kami menjadi sangat nyaman melalui prosesnya. Rumah sakitnya sangat bersih dan nyaman, setelah embrio transfer, kami menginap di sana selama dua hari. Kamarnya bersih dengan pelayanan yang sangat memuaskan.

Alhamdulilah pada tanggal 3 November 2016, pukul 5.45 lahirlah buah hati kami yang berjenis kelamin perempuan dengan BB: 3kg PB: 45cm di RS Mitra Setia Sejati Ungaran dalam keadaan sehat dan selamat, dan kami memberi nama “Rafassya Berlianna Aisy”.

Terimakasih,

Wassalamualaikum, wr.wb

Info Penulis:

No Hp: 08571339xxxx (Mardliyah)


A letter from KL…

Dear Gladiool IVF Team,

Kami ucapkan terima kasih kpd tim dokter & perawat yg sudah membantu kami dlm memperoleh keturunan yg sdh lama kami nantikan.
Alhamdulillah melalui program bayi tabung di RS.Gladiool, pd tgl 9 Desember 2015 telah lahir putri kembar kami di Kuala Lumpur dgn berat masing-masing 2,4kg.
Sekarang keduanya dlm keadaan sehat & sdg berlatih berdiri.
Kami menjalani ivf di RS.Gladiool atas saran dokter andrologi di Semarang.
Program ivf yg kami lakukan sebanyak 2x, yg pertama belum berhasil & Alhamdulillah usaha kedua di bulan berikutnya membuahkan hasil.

Semoga RS.Gladiool semakin sukses serta banyak membantu mewujudkan impian pasutri untuk memperoleh keturunan dan semoga kedua putri kembar kami mjd anak yg sholehah.  Aamiin…

Abu & Ummu Khadijah
Kuala Lumpur


Welcome Baby Ariana …

Dear GIVF team…

Alhamdulillahirabbil alamin.. puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas kelahiran putri kami yang pertama pada hari minggu tanggal 1 mei 2016 pukul 12.48, yang merupakan keberhasilan dari program IVF di RS Gladlool.

Sebetulnya kami sudah menikah selama 6 tahun, selama itu pula kami mencoba berbagai program kehamilan dari beberapa rumah sakit ternama di semarang.  Diantaranya kami sudah mencoba inseminasi sebanyak 2 kali tapi belum berhasil.  Dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan kista endometriosis di ovarium sebelah kanan sebesar 6 cm.  Oleh tim dokter saya diharuskan melakukan laparoskopi mtuk mengambil kista tersebut lalu program kehamilan dilanjutkan. Tetapi apa daya program tersebut belum berhasil.

 

Sampai akhirnya  kami mendapat informasi tentang program ivf di gladiool dengan siklus naturd dan biaya yang affordable.  Pertama kami mendatangi klinik IVF Gladiool mtuk memperoleh informasi selengkapnya.  Setelah memutuskan untuk  mengikuti program ivf kami menemui dr Doddy pada tanggal 2 agustus 2015 bertepatan dengan hari kedua menstruasi saya.  Kemudian saya diberi obat injeksi untuk memacu ovum, dan tanggal 10 agustus 2015 kami kembali lagi menemui dr Doddy untuk diperiksa basil sel talur saya. Alhamdulillah sel telur yang dihasilkan telah memenuhi syarat dan saya pun dijadwalkan untuk pengambilan sel telur (OPU) pada tanggal 12 agustus 2015 dan suami diambil spermanya.  Dari hasil OPU diperoleh 4 oosit yang akan dibuahi dan diamati hasil pembelahan sel nya di laboratoriun givf.  Dua hari kemudian tepatnya tgl 14 agustus 2015 saya dikabari dari klinik givf bahwa dari 4 oosit, 3 diantaranya terjadi pembelahan sel sehingga bisa dimasukkan kembali ke rahim saya. Tanggal 15 agustus 2016 saya dan suami kembali ke RS Gladiool untuk embrio transfer terhadap 3 embrio yang didapatkan. Setelah itu saya diharuskan istirahat total selama 1 hari di RS gladiool dan boleh pulang keesokan harinya tgl 16 agustus 2015.

Dan dimulailah masa masa paling mendebarkan dalam proses ivf yaitu menunggu apakah embrio yang talah dimasukkan berhasil menempel atau tidak pada dinding rahim. Tanggal 27 agustus 2015 saya mengecek kadar bhcg di laboratorium dan puji syukur hasil tes menunjukkan saya positif hamil!

Setelah itu saya melanjutkan pemeriksaan dan pengabatan kehamilan bersama dr doddy sampai bulan ke 7 kehamilan di RS Gladiool Magelang.  Tetapi karena lokasi rumah yang berada di luar kota saya suami memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan dan proses persalinan di kota sendiri.  Sampai akhirnya tgl 1 Mei 2016 lahirlah buah hati kami yang pertama demgan berat 3,9 kg dan panjang 49 cm.

Baby Ariana

Perjalanan panjang telah kami jalani selama 6 tahun dan anugerah dari Allah kami dapatkan melalui bantuan RS Gladiool.  Tak lupa kami mengucapkarn banyak terima kasih kepada dr Doddy dan team dari klinik, segenap perawat dan karyawan RS Gladiool.

Mungkin program ivf ada juga di lain, tapi hanya Gladiool IVF yang benar-benar affordable dengan service yang excellent.  Pelayanan dan penanganan yang kami dapatkan tidak kami peroleh dari tempat lain.

Semoga semakin sukses dan terus membantu pasangan yang ingin mempunyai keturunan seperti kami.

Best regards,

Indah & Arif, and baby Ariana.


Layanan Melalui CHAT dilaksanakan pada JAM KERJA 09.00 - 16.00 WIB
//
ADMIN