A letter from KL…

Dear Gladiool IVF Team,

Kami ucapkan terima kasih kpd tim dokter & perawat yg sudah membantu kami dlm memperoleh keturunan yg sdh lama kami nantikan.
Alhamdulillah melalui program bayi tabung di RS.Gladiool, pd tgl 9 Desember 2015 telah lahir putri kembar kami di Kuala Lumpur dgn berat masing-masing 2,4kg.
Sekarang keduanya dlm keadaan sehat & sdg berlatih berdiri.
Kami menjalani ivf di RS.Gladiool atas saran dokter andrologi di Semarang.
Program ivf yg kami lakukan sebanyak 2x, yg pertama belum berhasil & Alhamdulillah usaha kedua di bulan berikutnya membuahkan hasil.

Semoga RS.Gladiool semakin sukses serta banyak membantu mewujudkan impian pasutri untuk memperoleh keturunan dan semoga kedua putri kembar kami mjd anak yg sholehah.  Aamiin…

Abu & Ummu Khadijah
Kuala Lumpur


Welcome Baby Ariana …

Dear GIVF team…

Alhamdulillahirabbil alamin.. puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas kelahiran putri kami yang pertama pada hari minggu tanggal 1 mei 2016 pukul 12.48, yang merupakan keberhasilan dari program IVF di RS Gladlool.

Sebetulnya kami sudah menikah selama 6 tahun, selama itu pula kami mencoba berbagai program kehamilan dari beberapa rumah sakit ternama di semarang.  Diantaranya kami sudah mencoba inseminasi sebanyak 2 kali tapi belum berhasil.  Dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan kista endometriosis di ovarium sebelah kanan sebesar 6 cm.  Oleh tim dokter saya diharuskan melakukan laparoskopi mtuk mengambil kista tersebut lalu program kehamilan dilanjutkan. Tetapi apa daya program tersebut belum berhasil.

 

Sampai akhirnya  kami mendapat informasi tentang program ivf di gladiool dengan siklus naturd dan biaya yang affordable.  Pertama kami mendatangi klinik IVF Gladiool mtuk memperoleh informasi selengkapnya.  Setelah memutuskan untuk  mengikuti program ivf kami menemui dr Doddy pada tanggal 2 agustus 2015 bertepatan dengan hari kedua menstruasi saya.  Kemudian saya diberi obat injeksi untuk memacu ovum, dan tanggal 10 agustus 2015 kami kembali lagi menemui dr Doddy untuk diperiksa basil sel talur saya. Alhamdulillah sel telur yang dihasilkan telah memenuhi syarat dan saya pun dijadwalkan untuk pengambilan sel telur (OPU) pada tanggal 12 agustus 2015 dan suami diambil spermanya.  Dari hasil OPU diperoleh 4 oosit yang akan dibuahi dan diamati hasil pembelahan sel nya di laboratoriun givf.  Dua hari kemudian tepatnya tgl 14 agustus 2015 saya dikabari dari klinik givf bahwa dari 4 oosit, 3 diantaranya terjadi pembelahan sel sehingga bisa dimasukkan kembali ke rahim saya. Tanggal 15 agustus 2016 saya dan suami kembali ke RS Gladiool untuk embrio transfer terhadap 3 embrio yang didapatkan. Setelah itu saya diharuskan istirahat total selama 1 hari di RS gladiool dan boleh pulang keesokan harinya tgl 16 agustus 2015.

Dan dimulailah masa masa paling mendebarkan dalam proses ivf yaitu menunggu apakah embrio yang talah dimasukkan berhasil menempel atau tidak pada dinding rahim. Tanggal 27 agustus 2015 saya mengecek kadar bhcg di laboratorium dan puji syukur hasil tes menunjukkan saya positif hamil!

Setelah itu saya melanjutkan pemeriksaan dan pengabatan kehamilan bersama dr doddy sampai bulan ke 7 kehamilan di RS Gladiool Magelang.  Tetapi karena lokasi rumah yang berada di luar kota saya suami memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan dan proses persalinan di kota sendiri.  Sampai akhirnya tgl 1 Mei 2016 lahirlah buah hati kami yang pertama demgan berat 3,9 kg dan panjang 49 cm.

Baby Ariana

Perjalanan panjang telah kami jalani selama 6 tahun dan anugerah dari Allah kami dapatkan melalui bantuan RS Gladiool.  Tak lupa kami mengucapkarn banyak terima kasih kepada dr Doddy dan team dari klinik, segenap perawat dan karyawan RS Gladiool.

Mungkin program ivf ada juga di lain, tapi hanya Gladiool IVF yang benar-benar affordable dengan service yang excellent.  Pelayanan dan penanganan yang kami dapatkan tidak kami peroleh dari tempat lain.

Semoga semakin sukses dan terus membantu pasangan yang ingin mempunyai keturunan seperti kami.

Best regards,

Indah & Arif, and baby Ariana.


Azoospermia

Azoospermia adalah kondisi medis dari seorang laki-laki yang tidak memiliki spermatozoa dalam cairan air mani/ejakulatnya.  Hal ini merupakan tingkat ketidak suburan yang termasuk paling sulit di atasi pada pria.  Pada manusia, azoospermia diidap  sekitar 1 dari setiap 100 laki-laki dan dapat memegang 20% dari seluruh masalah infertilitas pria.

Klasifikasi

Azoospermia dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama yaitu :

1. Pretesticular (sebelum testis-misalnya karena kelainan hormon di kelenjar pituitari),

2. Testicular (pada testisnya-misalnya kelainan bawaan/genetik) dan

3. Posttesticular (setelah testis-misalnya sumbatan)

Salah satu penyebab lain yang unik adalah ejakulasi retrograd, dimana saat ejakulasi sperma tidak keluar melalui penis, tapi masuk kedalam buli-buli sehingga berada di dalam urin.

Diagnosis dan pemeriksaan

Diagnosis didasarkan pada saat pemeriksaan analisis sperma dalam rangka penatalaksanaan infertilitas.  Cairan semen/ejakulat di proses dan diperiksa di bawah mikroskop, dan tidak didapatkan spermatozoa (sel benih).

Pemeriksaan lanjutan bila ditemukan azoospermia biasanya adalah anamnesis riwayat kesehatan dan keluarga, pemeriksaan darah, pemeriksaan hormon, dan fisik (testis). Pada beberapa kasus diperlukan pemeriksaan USG untuk membantu penegakan diagnosis.

Pada pemeriksan kadar hormon darah, kadar LH dan FSH yang rendah, dengan kadar testosteron yang rendah atau normal menunjukkan masalah pada pretestikular.

Sebaliknya, kadar LH dan FSH yang tinggi, dengan kadar testosteron yang rendah menunjukkan masalah pada testis, yang sering disebut sebagai testicular failure. Bila hal ini terjadi maka pengobatan akan sangat sulit bahkan bila menggunakan bayi tabung, karena penyebabnya ada pada ‘pabrik sperma’.

Untuk memastikan produksi sperma, maka diperlukan tindakan PESA (percutaneus Epydidimical Sperm Aspiration atau biopsi testis. Selain itu pemeriksaan genetik perlu dipertimbangkan

 Penyebab genetik

Laki-laki dengan azoospermia beresiko untuk memiliki 10-15 % kelainan pada karyotyping dibandingkan pada populasi pria subur yang hanya <1%.

Konseling genetik diindikasikan untuk pria dengan azoospermia penyebab genetik. In terms of reproduction, it needs to be considered if the genetic defect could be transmitted to the offspring. Dalam hal reproduksi, perlu dipertimbangkan jika cacat genetik dapat diturunkan kepada keturunannya.

Pengobatan

Azoospermia pra-dan pasca-testis sering kali dapat di koreksi.  Sedangkan azoospermia testis biasanya permanen.  Dalam situasi di mana testis yang normal tetapi tidak distimulasi gonadotropin terapi dapat diharapkan untuk mendorong produksi sperma

Kehamilan dengan suami azoospermia dapat terjadi berkat kemajuan ilmu kedokteran khususnya di bidang bayi tabung.  Sperma dapat diperoleh melalui prosedur 1.Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA); atau 2.Testicular sperm extraction (TESE).   Setelah didapatkan maka sperma akan digunakan untuk pembuahan pada prosedur IVF (bayi tabung)

Pada kasus azoospermia, biasanya dilakukan prosedur ICSI (intracytoplasmic sperm injection) yaitu dengan menyuntikkan 1 sperma ke dalam 1 sel telur agar terjadi pembuahan dan kehamilan.

Dr.Dicky Moch Rizal, M.Kes, SpAnd.

(Konsultan Andrologi dan Embryologi Gladiool-IVF)


New Year, New Beginning

happy-new-year-2016-best-hd-wallpapers

“This is a time for reflection as well as celebration.

As you look back on the past year and all that has taken place in your life,

Remember each experience for the good that has come of it and for the knowledge you have gained.

Remember the efforts you have made and the goals you have reached.

Remember the love you have shared and the happiness you have brought.

Remember the laughter, the joy, the hard work, and the tears.

And as you reflect on the past year, also be thinking of the new one to come.

Because most importantly, this is a time of new beginnings and the celebration of life.”


Bayi GIVF #6

Dear GIVF team..

Alhamdulillahi rabbil alamiin..

Puji Syukur kami panjatkan kepada Alloh SWT atas anugrah yang diberikan kepada kami karena Putri kami yg pertama telah lahir pada hari Selasa 10 November 2015 pukul 18.25 melalui proses SC yang merupakan hasil dari program IVF di RS Gladiool pd bulan Februari 2015.

Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih sebanyak – banyaknya kepada para Dokter  dan seluruh jajaran tim IVF RS Gladiool Magelang, karena berkat bantuan nya, kami dapat kesempatan untuk menjadi orang tua..
Doa dan harapan kami,semoga putri kami menjadi anak yang solehah dan menjadi kebanggaan orang tua, dan semoga RS Gladiool semakin sukses dan maju..

Aamiin Ya Rabbal alamiin……

Salam dari Ny. P*** dan Tn. B*** di Semarang

stork

Puji syukur ke hadirat Tuhan YME  atas kebahagiaan ini.                                                      Kami keluarga besar RSIA Gladiool dan GIVF mengucapkan selamat dan turut bergembira atas kabar baik ini.

Salam  balik dari tim GIVF 🙂


Bayi GIVF#4 lahir di RSIA Gladiool

Ny. Galuh dan Bp. Budi

Pasangan Ny.Galuh dan Bp.Budi bersama ananda M.Zafran, dikelilingi Tim Gladiool IVF

Pasangan Ny. Galuh dan Bpk. Budi bersuka cita menyambut kelahiran putra mereka M.Zahra F, yang lahir pada tanggal 20 Oktober 2015, pkl 07.55.  Bayi seberat 3400 gram dan panjang 49 cm ini lahir secara Seksio Caesarea , merupakan hasil IVF siklus alami di Gladiool IVF. Hal ini menjadi istimewa karena menjadi yang pertama yang dilahirkan di RSIA Gladiool.   Sampai saat ini GIVF sedang menunggu kelahiran sekitar 9 bayi lain yang akan lahir di bulan-bulan yang akan datang.


Kabar baik dari Pekalongan

Sebuah email dari salah satu pasien kita dari Pekalongan… terima kasih telah berbagi pengalaman…
Salam sejahtera kami sampaikan kepada para Dokter beserta seluruh jajaran staf medis dan paramedis di RS GLADIOL Magelang.
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan pelayanannya yang baik kepada kami yang berupaya mendapatkan keturunan melalui IVF siklus alami.
Kami bersyukur kehadirat TUHAN YME bahwa Doa kami akhirnya dikabulkan dan sampai dengan tanggal 1 September 2015, hasil USG kandungan Istri saya (terlampir) oleh Dokter yang menangani kehamilan Istri saya di RSIA A******* Pekalongan dinyatakan Normal, Baik dan Sehat tetapi diperkirakan TERLALU BESAR sehingga Calon Ibu diminta membatasi makanan bergula. 
Terima Kasih
A* dan E* 

Hasil pemeriksaan USG

Replay :
Kepada pasangan yang sedang berbahagia, J & E
Mohon maaf karena baru sempat menjawab email ini,
Senang sekali mendengan kabar baik ini.
Seluruh team ikut bersuka cita dan bertepuk tangan bagi anda berdua.
Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami.
Semoga kehamilan dan persalinan lancar dan anak yang dilahirkan sehat.
Salam sejahtera.
TEAM GIVF

More encouraging testimonies

Berikut ini 2 testimoni yang patut untuk dibagikan…

Rasmawati : Submitted on 2015/03/18 at 14:11
dear dr Doddy & team
dok, sy mau mngucapkan terima kasih kpd dokter dan smua rekan2 dokter n suster yg telah membantu sy dlm program BT ini..trima kasih atas usaha n playanan yg sangat baik..

Kemarin tgl 16 maret sy priksa k dr. S, SpOG yg mnangani BT di SMG… Alhamdulillah sy sudah hamil normal usia 6 week n kantung sudah klihatan.. rasanya senang sekali..
smua berkat kasih syg Alloh SWT kpd kami n berkat usaha dokter n tim jg.
doakan khamilan sy lancar ya dok hingga melahirkan .. aamiinn..

Dear Rasmawati dan Suami.
Setiap mendengar kabar bahwa pasien kita berhasil hamil, kami segenap tim ikut merasakan kebahagiaan yang sama dan tentu saja memanjatkan doa puji syukur kepada Tuhan YME. Semoga kehamilan Ibu diberikan kelancaran sampai dengan kelahiran sehingga bayi yang dilahirkan sehat sempurna.
Terima kasih.
Tim GIVF


 

Mita says: 29 April 2015 at 16:31

Dear Dr.Dody & TIM GIVF

April ini kami menikah 2 thn,saya telah divonis tdk dapat memiliki keturunan dengan normal krn suami OAT.Lalu kami mendpt info ttg Natural IVF, kami datang ke tempat praktek Dr.Dody saya dan suami sdh mempersiapkan diri mengikuti program Natural IVF, sesuai kriteria Natural Ivf usia sy 29th dan suami jg 29 th kami optimis berangkat jauh2 ke Magelang dengan harapan bs mengikuti program. Diluar dugaan kami, atas saran Dr, krn suami menderita OAT kami disarankan utk operasi varikokel,dan kami melakukan operasi tsb di RSIA Gladiol.
3 bln setelah suami menjalani operasi tsb, saya terlambat haid dan hari ini testpak positif. Kami sungguh berterima kasih atas bantuan Dr Dody, kami sungguh tdk menduga dpt hamil dgn normal bahkan tanpa IVF. Smoga smuanya berjalan dgn lancar ya dok.Sukses utk RSIA Gladiol, Dr Dody & Team GBU

Armita – Kediri Jatim

Dear Mita & suami yang berbahagia.
Pertama-tama kami mengucapkan selamat atas kehamilan anda, dan tentu saja kami merasakan juga kebahagiaannya. Operasi varikokel memang menjadi pilihan tindakan yang rasional untuk masalah OAT yang diduga penyebabnya adalah varikokel. Sekedar mengingatkan bahwa tim yang melakukan operasi adalah dr.Isti,SpB dan dr.Budi Aviantoro, SpAn. Semoga kehamilan berlanjut sampai dilahirkan bayi yang sehat.
Terima kasih atas sharing ceritanya & kami tunggu berita baik selanjutnya.

Dr.D dan tim GIVF



Kejutan yang membahagiakan dari IVF siklus natural

Para pembaca yang budiman, Satu lagi sebuah kejutan yang membahagiakan dari program bayi tabung metode siklus natural yang ingin saya bagikan bagi anda sekalian. Posting terakhir saya, 5 hari yang lalu,  menceritakan bagaimana “Usia Wanita : faktor utama keberhasilan IVF” usia wanita sangat berpengaruh dengan kualitas telur dan semakin bertambahnya usia wanita maka keberhasilan program akan semakin menurun.  Petang hari ini saya mendapat kunjungan salah satu pasangan pasien bayi tabung yang baru saja berhasil, Ny. G dan Tn. B.  Yang menjadi kejutan bagi saya adalah karena usia sang istri telah menginjak 39 tahun. Inilah ringkasan perjalanan program ivf yang menurut saya adalah benar-benar  ‘simple and affordable’ – Kunjungan 1: 3 Februari 2015, Konsultasi untuk bayi tabung, jumlah folikel 2, matang – Kunjungan 2: 4 Februari 2015, pk 06:00 Injeksi pematangan telur(trigger) – Kunjungan 3: 5 Februari, pk 15:00 Ovum pick up, didapat 1 oocyte matang Dilakukan fertilisasi secara konvensional Dilanjutkan dengan kultur embryo selama 4 hari. – Kunjungan 4: 9 Februari, pk 15:00 Embryo transfer 1 embryo tahap morula Endometrium thickness 9mm 23 Feb 2015 pp test +

Layanan Melalui CHAT dilaksanakan pada JAM KERJA 09.00 - 16.00 WIB
//
ADMIN