All posts by admin

Kegemukan, penyebab infertilitas wanita dan pria.

Obesitas atau kegemukan adalah masalah yang besar di bidang kesehatan umum. Obesitas meningkatkan risiko dislipidemia (perlemakan), penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes melitus, infeksi dan banyak sekali penyakit lainnya.

Dalam bidang kesehatan reproduksi wanita, obesitas akan menyebabkan berbagai risiko berbagai penyakit seperti :

– Gangguan ovulasi, gangguan menstruasi dan infertilitas

– Polikistik ovarium sindrom, hiperplasia endometrium, kanker rahim.

– Kehamilan risiko tinggi (keguguran dan prematuritas , preeklamsia, diabetes mellitus, polihidramnion)

Khusus di bidang infertilitas, sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekitar 34% dari wanita muda (usia rata-rata 23 tahun) yang sulit hamil (infertilitas) disebabkan obesitas. Dalam hubungannya dengan amenorrhea (tidak mendapatkan menstruasi), 45% nya adalah wanita yang obes.

Kegemukan tidak hanya berakibat buruk bagi wanita, bagi pria, menderita kegemukan akan berakibat pada penurunan kualitas sperma, serta penurunan kemampuan seksual.

Dengan kata lain, obesitas tidak hanya membuat menjadi sulit hamil, namun juga menimbulkan berbagai macam komplikasi pada saat kehamilan. tidak hanya obesitas membuatnya jauh lebih sulit untuk hamil, tetapi juga menyebabkan sang ibu dan bayi untuk segala macam risiko sebelum dan sesudah kelahiran. Hasil survey dari Catsicas (2013) menunjukkan bahwa selain di atas, wanita obesitas yang menjalani perawatan bayi tabung, akan lebih banyak gagal daripada pasien yang tidak obes.

 

Penyebab

Lemak yang disimpan dalam tubuh wanita dikenal untuk menghasilkan hormon pria yang disebut androgen. Androgen in dapat menyebabkan hambatan pematangan folikel dan sehingga menyebabkan anovulasi. Hal yang sama juga ditemukan pada hormon leptin, yang memainkan peran penting dalam mengatur asupan energi (nafsu makan) dan metabolisme, yang juga dikaitkan dengan timbulnya obesitas

Solusi 
Penurunan berat badan sangat penting bagi penderita obesitas untuk meningkatkan kemungkinan hamilnya. Minimal sebesar 5% dari berat badan (rata-rata 15%) sudah dapat mengembalikan situasi ke keadaan yang lebih baik. Wanita obes yang berhasil mengurangi berat badannya (minimal 5%) akan kehilangan 11% dari lemak perut mereka, mengurangi ukuran lingkar pinggang sebesar 4cm, meningkatkan sensitivitas insulin sebesar 71%, memperbaiki lingkungan hormonal dalam tubuh mereka, siklus ovulasi dan menstruasi pulih, meningkatkan laju kehamilan mereka (Zain & Norman, 2008)

Pengobatan obesitas itu sendiri harus menjadi tujuan awal sebelum memulai obat pemacu ovulasi atau dibantu teknik reproduksi. Tujuan pengobatan obesitas ini tidak hanya pada lingkup infertilitas namun juga bermanfaat setelah wanita tersebut hamil, serta kesehatannya secara umum.
Beberapa kenyataan yang mengecewakan adalah wanita dengan PCOS cenderung menambah berat badan dengan cepat karena resistensi insulin yang memiliki efek anabolik, dikombinasikan dengan peningkatan nafsu dan kecenderungan untuk menginginkan makanan manis (permen, roti putih, kue, dll) yang disebabkan oleh androgen yang diproduksi tubuh mereka.

Selain itu, faktor psikologis memainkan peran penting. Wanita obesitas dengan PCOS yang sedang ‘bad mood’ atau suasana hati depresi, cenderung makan mereka dengan tinggi lemak, makanan dengan indek glikemik tinggi (karbohidrat dan makanan manis), sehingga membuat situasi lebih buruk. Masalh tersebut diperberat dengan kesulitan kenyang karena kadar ghrelin mereka juga terganggu.

Karena berbagai hal yang kompleks tersebut maka sangat penting perjuangan melawan obesitas, PCOS dan infertilitas tersebut di rangkum dalam satu program perubahan gaya hidup yang mencakup :

1.Perubahan pola makan dengan gizi yang seimbang, rendah gula, diet rendah lemak.

2.Peningkatan aktivitas fisik atau olah raga teratur yang terprogram.

3.Obat seperti metformin dan klomifen sitrat merupakan obat pilihan utam untuk terapi PCOS dan meningkatkan kemungkinan untuk hamil.

4.Modifikasi perilaku guna mengubah pendekatan pasien sehingga dapat mengatasi emosi negatif seperti  kecemasan, ketakutan, kemarahan dan kebiasaan buruk.

INVITROFERTILIZATION

Pasien PCOS dengan gangguan ovulasi tidak akan dapat melakukan IVF-Siklus Natural seperti di GIVF,  yang mensyaratkan adanya telur alami yang sehat.  Hal ini disebabkan oleh 2 hal utama : 1) Oosit yang dihasilkan oleh pasien PCOS pada umumnya mempunyai kualitas yang tidak sebaik pasien non PCOS.  2) Kondisi hormon dan metabolisme pasien PCOS tidak mendukung untuk menerima dan merawat embryo dengan baik.  Kedua hal ini yang menyebabkan  keberhasilan IVF pada pasien PCOS menjadi turun.

Untuk itu, pasien harus mendapatkan terapi sampai siklus ovulasi dan menstruasinya menjadi normal paling tidak 2 siklus, sebelum mengikuti IVF-SN.

Di lain pihak pasien dengan PCOS yang mengikuti IVF dengan COH (induksi ovulasi dengan hormon) berisiko memerlukan dosis hormon yang lebih besar dan berisiko untuk terkena komplikasi hiperstimulasi ovarium.

Kesimpulan

Sebagian pasien dengan kegemukan ini mendambakan program kehamilan yang instan, dan sanggup membayar berapapun. Pada kenyataanya, masalah obesitas adalah masalah kompleks, rumit dan menyangkut seluruh aspek keshidupan seseorang, sehingga tidak bisa diselesaikan dengan satu ‘obat mujarab’ apalagi dalam waktu singkat.
Modifikasi gaya hidup untuk lebih baik dengan tujuan menurunkan berat badan dan meningkatkan kemungkinan hamil bisa di upayakan melalui tindakan sederhana, mudah, dan anda akan terkejut karena biayanya relatif sangat murah dibandingkan pengobatan medis.
Jadi bila anda ingin berjuang melawan kegemukan, PCOS dan infertilitas, maka modifikasi gaya hidup adalah langkah pertama menuju keberhasilan.


Kehamilan setelah PESA-ICSI kasus azoospermia

Sahabat GIVF yang berbahagia,

Meskipun agak terlambat, pada kesempatan ini kami team GIVF ingin menyampaikan sebuah laporan keberhasilan program GIVF yang merupakan tindakan IVF minimal stimulation, PESA (pengambilan sperma dari epididimis) dan ICSI (penyuntikan sperma ke dalam sel telur) pada kasus azoospermia.
Kasus ini menjadi spesial karena merupakan keberhasilan yang pertama pada tindakan PESA dan ICSI di klinik kami.

Seperti kita ketahui azoospermia adalah kondisi dimana tidak terdapat benih sperma pada ejakulat / semen pria. Kondisi ini dapat disebabkan karena bermacam-macam faktor.  Keterangan selengkapnya dapat dibaca di sini: Azoospermia.

Laporan selengkapnya :

Suami (37 th)
Analisis sperma : azoospermia
Hormon : FSH/LH/Testosteron/prolaktin normal
PESA diagnostik : didapatkan sperma.

Istri ( 33 th)
Pada pemeriksaan semua dalam keadaan normal.

Protokol IVF 
Hari pertama menstruasi terakhir (H+1) September 2016
H+3  Induksi ovulasi menggunakan CC dan kombinasi FSH
H+12 Dilakukan pengambilan sel telur (OPU) mendapat 4 oosit (sel telur), dilanjutkan dengan tindakan tindakan PESA pada suami.

Sperma : ditemukan sperma
Morfologi Normal 28% Morfologi Abnormal 72% Motil Progresif 18% Motil Non-Progresif 82% Gambar morfologi sperma: Bakteri: (+) Positif 1

Berdasar hasil tersebut, dilakukan preparasi dengan teknik (CSDG / Washing / Swim up) Untuk fertilisasi, dilakukan penyuntikan 1 sperma ke dalam oosit
(ICSI/Intra Cytoplasmic Sperm Injection).

Dua hari setelah fertilisasi kami mendapatkan kabar  ada 1 embrio yang berhasil  berkembang. Transfer embryo dilakukan pada H+15

Kabar gembira datang pada hari ke 12 post transfer embryo dengan hasil bHCG 176,5 yang berarti kehamilan secara biokimiawi terjadi.
Kami mengucapkan selamat pada pasangan Tn.A dan Ny.Y yang saat ini sudah menginjak usia kandungan ke 22 minggu.

Semoga kehamilan berlanjut sampai melahirkan anak yang sehat.


Kegembiraan ganda

Kasus yang akan kami bagikan ini adalah kasus kehamilan ganda terbaru dari program IVF di Gladiool.   Jumlah keberhasilan dengan kehamilan ganda (kembar/twin) di klinik kami hanya 10% dari seluruh keberhasilan (sebagian besar tunggal). Hal ini dikarenakan sebagian besar pasien menggunakan siklus natural atau mild stimulation sehingga sebagian besar kami melakukan transfer 1 (single) embryo. 

Demi kebaikan bersama, nama pasien kami rahasiakan.

Pasangan suami 34 th dan istri 35 th, infertil 9 tahun, melakukan program ivf ke 2, short (antagonist) protocol.

– H2-H7 injeksi FSH 150iu

– H7-H10 injeksi FSH 225 iu 

– H11-H12 injeksi FSH 225 iu dan GnRHant

– H13 injeksi trigger dan FSH 225 iu

– H14 OPU diperoleh 6 oocyte

– H19 transfer 2 embryo tahap Awal morula

– 12 hari post ET : bHCG 875 (cukup tinggi-ada kemungkinan kehamilan ganda)

– 22 hari post ET : pemeriksaan USG

Kami sangat bersyukur atas hasil ini.  Semoga para pasangan yang belum beruntung dapat mengambil manfaat dari uraian kasus di atas. 

Keep the spirit! 

GIVF team.


Salam bahagia dari Ungaran

Masih dalam suasana gembira tahun baru, berikut ini kami sampaikan testimoni yang membahagiakan…
Terima kasih kepada bapak Farikin dan istri yang bersedia berbagi.


Salam bahagia,

Assalamualikum, wr.wb.

Perkenalkan nama saya M. Farikin dan istri saya bernama Mardliyah yang beralamat di Desa xxxxxxx RT x RW x Kec. xxxxxxx Kota Salatiga.

Pertama kali kami mendapat informasi mengenai natural ivf Gladiool magelang dari dr Adil Zulkarnaen Sp.OG yang bertugas di Klinik Harapan Bunda, Kalirejo,Ungaran.  Setelah mendapatkan informasi dan rekomendasi dr Adil, kami langsung mendatangi Rumah Sakit Gladiool Magelang. Disana kami mendapatkan penjelasan mengenai proses bayi tabung.

Sebelum kami mengetahui tentang RS. Gladiool, kami sudah melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan keturunan selama kurang lebih 12 tahun. Kami melakukan program bayi tabung di RS. Gladiool yang ditangani oleh para dokter, tim bayi tabung dan para susternya. Kami melakukan program bayi tabung sebanyak dua kali, untuk yang pertama gagal dikarenakan kualitas embrio yang kurang memenuhi syarat untuk dilakukan tahap selanjutnya dan Alhamdulilah untuk program yang kedua berhasil.

Pelayanan di sana sangat baik dan ramah serta membuat kami menjadi sangat nyaman melalui prosesnya. Rumah sakitnya sangat bersih dan nyaman, setelah embrio transfer, kami menginap di sana selama dua hari. Kamarnya bersih dengan pelayanan yang sangat memuaskan.

Alhamdulilah pada tanggal 3 November 2016, pukul 5.45 lahirlah buah hati kami yang berjenis kelamin perempuan dengan BB: 3kg PB: 45cm di RS Mitra Setia Sejati Ungaran dalam keadaan sehat dan selamat, dan kami memberi nama “Rafassya Berlianna Aisy”.

Terimakasih,

Wassalamualaikum, wr.wb

Info Penulis:

No Hp: 08571339xxxx (Mardliyah)


Another good news

Sungguh senang mendapat kunjungan Bpk. Benny, Ibu Merin dan putra kesayangan “Biru Langit” yang datang dari jauh.
Tidak terasa waktu terus berjalan semenjak program IVF sampai kelahirannya 3 Maret 2015.

Terima kasih sudah berkunjung dan berbagi cerita dengan GIVF team.

Di bawah ini adalah berita baik yang saya dapatkan dari forum diskusi blog www.bayi-tabung.com (kepada Merin dan suami, selamat atas keberhasilannya dan terima kasih bersedia menuliskan pengalaman ini)

Berhasil bayi tabung di Gladiool Magelang – Merin

Setelah dapat referensi mengenai natural ivf Gladiool magelang di forum ini, saya langsung buka web Gladiool dan menghubungi cari tahu lebih lanjut mengenai prosesnyaKebetulan yang kami cari adalah proses yang tidak menggunakan banyak obat2an dan suntikan.Siklus mens saya juga teratur setiap bulannya sehingga memenuhi persyaratan untuk Natural IVF. 20 Juni 2014 konsultasi ke Gladiool, dan proses cek nya cuma 3 kali datang, langsung dikasih jadwal suntik pecah telur, opu dan embrio transfer. Keseluruhan proses cuma memakan waktu kurang lebih 7 harian. Oya saya datang di mens hari ke 7 untuk jaga2 saja.Dokter Dodi, tim bayi tabung nya, dan para suster nya ramah, membuat kami menjadi sangat nyaman melalui prosesnya. Rumah sakitnya juga cozy, kebetulan setelah embrio transfer, kamar kelas 1 dan vip full sehingga menginaplah 1 malam di vvip yang cozy banget, kata suami spt kamar hotel ????. Paginya check out dan sorenya langsung kembali ke jakarta. Deg2 an juga sih mesti naik pesawat setelah et. Tapi menguatkan hati kalau Tuhan yang beri pasti diberikan kekuatan2 minggu bedrest, yah ga ada anjuran dari dokter, tapi karena penantian 6 tahun membuat saya harus extra hati2. Tanggal 12 juli dijadwalkan cek bhcg dan urin, sebelumnya tanggal 10 juli saya iseng testpack pagi2 dan hasilnya 2 garis, antara kaget, ga percaya, dan deg2an karena jadwal cek masih 2 hari lg. 12 juli pun datang, dan hasilnya resmi sudah, bhcg 315, urin kehamilan positif. Dimulailah moment tangis2an dan telp ke orang tua kami.Puji Tuhan akhirnya kami diberi hadiah luar biasa setelah 6 tahun menanti.


A letter from KL…

Dear Gladiool IVF Team,

Kami ucapkan terima kasih kpd tim dokter & perawat yg sudah membantu kami dlm memperoleh keturunan yg sdh lama kami nantikan.
Alhamdulillah melalui program bayi tabung di RS.Gladiool, pd tgl 9 Desember 2015 telah lahir putri kembar kami di Kuala Lumpur dgn berat masing-masing 2,4kg.
Sekarang keduanya dlm keadaan sehat & sdg berlatih berdiri.
Kami menjalani ivf di RS.Gladiool atas saran dokter andrologi di Semarang.
Program ivf yg kami lakukan sebanyak 2x, yg pertama belum berhasil & Alhamdulillah usaha kedua di bulan berikutnya membuahkan hasil.

Semoga RS.Gladiool semakin sukses serta banyak membantu mewujudkan impian pasutri untuk memperoleh keturunan dan semoga kedua putri kembar kami mjd anak yg sholehah.  Aamiin…

Abu & Ummu Khadijah
Kuala Lumpur


Welcome Baby Ariana …

Dear GIVF team…

Alhamdulillahirabbil alamin.. puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas kelahiran putri kami yang pertama pada hari minggu tanggal 1 mei 2016 pukul 12.48, yang merupakan keberhasilan dari program IVF di RS Gladlool.

Sebetulnya kami sudah menikah selama 6 tahun, selama itu pula kami mencoba berbagai program kehamilan dari beberapa rumah sakit ternama di semarang.  Diantaranya kami sudah mencoba inseminasi sebanyak 2 kali tapi belum berhasil.  Dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan kista endometriosis di ovarium sebelah kanan sebesar 6 cm.  Oleh tim dokter saya diharuskan melakukan laparoskopi mtuk mengambil kista tersebut lalu program kehamilan dilanjutkan. Tetapi apa daya program tersebut belum berhasil.

 

Sampai akhirnya  kami mendapat informasi tentang program ivf di gladiool dengan siklus naturd dan biaya yang affordable.  Pertama kami mendatangi klinik IVF Gladiool mtuk memperoleh informasi selengkapnya.  Setelah memutuskan untuk  mengikuti program ivf kami menemui dr Doddy pada tanggal 2 agustus 2015 bertepatan dengan hari kedua menstruasi saya.  Kemudian saya diberi obat injeksi untuk memacu ovum, dan tanggal 10 agustus 2015 kami kembali lagi menemui dr Doddy untuk diperiksa basil sel talur saya. Alhamdulillah sel telur yang dihasilkan telah memenuhi syarat dan saya pun dijadwalkan untuk pengambilan sel telur (OPU) pada tanggal 12 agustus 2015 dan suami diambil spermanya.  Dari hasil OPU diperoleh 4 oosit yang akan dibuahi dan diamati hasil pembelahan sel nya di laboratoriun givf.  Dua hari kemudian tepatnya tgl 14 agustus 2015 saya dikabari dari klinik givf bahwa dari 4 oosit, 3 diantaranya terjadi pembelahan sel sehingga bisa dimasukkan kembali ke rahim saya. Tanggal 15 agustus 2016 saya dan suami kembali ke RS Gladiool untuk embrio transfer terhadap 3 embrio yang didapatkan. Setelah itu saya diharuskan istirahat total selama 1 hari di RS gladiool dan boleh pulang keesokan harinya tgl 16 agustus 2015.

Dan dimulailah masa masa paling mendebarkan dalam proses ivf yaitu menunggu apakah embrio yang talah dimasukkan berhasil menempel atau tidak pada dinding rahim. Tanggal 27 agustus 2015 saya mengecek kadar bhcg di laboratorium dan puji syukur hasil tes menunjukkan saya positif hamil!

Setelah itu saya melanjutkan pemeriksaan dan pengabatan kehamilan bersama dr doddy sampai bulan ke 7 kehamilan di RS Gladiool Magelang.  Tetapi karena lokasi rumah yang berada di luar kota saya suami memutuskan untuk melanjutkan pemeriksaan dan proses persalinan di kota sendiri.  Sampai akhirnya tgl 1 Mei 2016 lahirlah buah hati kami yang pertama demgan berat 3,9 kg dan panjang 49 cm.

Baby Ariana

Perjalanan panjang telah kami jalani selama 6 tahun dan anugerah dari Allah kami dapatkan melalui bantuan RS Gladiool.  Tak lupa kami mengucapkarn banyak terima kasih kepada dr Doddy dan team dari klinik, segenap perawat dan karyawan RS Gladiool.

Mungkin program ivf ada juga di lain, tapi hanya Gladiool IVF yang benar-benar affordable dengan service yang excellent.  Pelayanan dan penanganan yang kami dapatkan tidak kami peroleh dari tempat lain.

Semoga semakin sukses dan terus membantu pasangan yang ingin mempunyai keturunan seperti kami.

Best regards,

Indah & Arif, and baby Ariana.


Azoospermia

Azoospermia adalah kondisi medis dari seorang laki-laki yang tidak memiliki spermatozoa dalam cairan air mani/ejakulatnya.  Hal ini merupakan tingkat ketidak suburan yang termasuk paling sulit di atasi pada pria.  Pada manusia, azoospermia diidap  sekitar 1 dari setiap 100 laki-laki dan dapat memegang 20% dari seluruh masalah infertilitas pria.

Klasifikasi

Azoospermia dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama yaitu :

1. Pretesticular (sebelum testis-misalnya karena kelainan hormon di kelenjar pituitari),

2. Testicular (pada testisnya-misalnya kelainan bawaan/genetik) dan

3. Posttesticular (setelah testis-misalnya sumbatan)

Salah satu penyebab lain yang unik adalah ejakulasi retrograd, dimana saat ejakulasi sperma tidak keluar melalui penis, tapi masuk kedalam buli-buli sehingga berada di dalam urin.

Diagnosis dan pemeriksaan

Diagnosis didasarkan pada saat pemeriksaan analisis sperma dalam rangka penatalaksanaan infertilitas.  Cairan semen/ejakulat di proses dan diperiksa di bawah mikroskop, dan tidak didapatkan spermatozoa (sel benih).

Pemeriksaan lanjutan bila ditemukan azoospermia biasanya adalah anamnesis riwayat kesehatan dan keluarga, pemeriksaan darah, pemeriksaan hormon, dan fisik (testis). Pada beberapa kasus diperlukan pemeriksaan USG untuk membantu penegakan diagnosis.

Pada pemeriksan kadar hormon darah, kadar LH dan FSH yang rendah, dengan kadar testosteron yang rendah atau normal menunjukkan masalah pada pretestikular.

Sebaliknya, kadar LH dan FSH yang tinggi, dengan kadar testosteron yang rendah menunjukkan masalah pada testis, yang sering disebut sebagai testicular failure. Bila hal ini terjadi maka pengobatan akan sangat sulit bahkan bila menggunakan bayi tabung, karena penyebabnya ada pada ‘pabrik sperma’.

Untuk memastikan produksi sperma, maka diperlukan tindakan PESA (percutaneus Epydidimical Sperm Aspiration atau biopsi testis. Selain itu pemeriksaan genetik perlu dipertimbangkan

 Penyebab genetik

Laki-laki dengan azoospermia beresiko untuk memiliki 10-15 % kelainan pada karyotyping dibandingkan pada populasi pria subur yang hanya <1%.

Konseling genetik diindikasikan untuk pria dengan azoospermia penyebab genetik. In terms of reproduction, it needs to be considered if the genetic defect could be transmitted to the offspring. Dalam hal reproduksi, perlu dipertimbangkan jika cacat genetik dapat diturunkan kepada keturunannya.

Pengobatan

Azoospermia pra-dan pasca-testis sering kali dapat di koreksi.  Sedangkan azoospermia testis biasanya permanen.  Dalam situasi di mana testis yang normal tetapi tidak distimulasi gonadotropin terapi dapat diharapkan untuk mendorong produksi sperma

Kehamilan dengan suami azoospermia dapat terjadi berkat kemajuan ilmu kedokteran khususnya di bidang bayi tabung.  Sperma dapat diperoleh melalui prosedur 1.Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA); atau 2.Testicular sperm extraction (TESE).   Setelah didapatkan maka sperma akan digunakan untuk pembuahan pada prosedur IVF (bayi tabung)

Pada kasus azoospermia, biasanya dilakukan prosedur ICSI (intracytoplasmic sperm injection) yaitu dengan menyuntikkan 1 sperma ke dalam 1 sel telur agar terjadi pembuahan dan kehamilan.

Dr.Dicky Moch Rizal, M.Kes, SpAnd.

(Konsultan Andrologi dan Embryologi Gladiool-IVF)


New Year, New Beginning

happy-new-year-2016-best-hd-wallpapers

“This is a time for reflection as well as celebration.

As you look back on the past year and all that has taken place in your life,

Remember each experience for the good that has come of it and for the knowledge you have gained.

Remember the efforts you have made and the goals you have reached.

Remember the love you have shared and the happiness you have brought.

Remember the laughter, the joy, the hard work, and the tears.

And as you reflect on the past year, also be thinking of the new one to come.

Because most importantly, this is a time of new beginnings and the celebration of life.”


Layanan Melalui CHAT dilaksanakan pada JAM KERJA 09.00 - 16.00 WIB
//
ADMIN