Laparoscopy surgery, mild stimulation IVF and then delivery by caesarean section

Pasangan yang berbahagia bersama dr. Yunita Erlina, SpOG

Posted on 12 April 2019by dr.D

Hallo pembaca, hari ini (Jumat 12 April 2019, pk. 08.40 WIB) telah lahir bayi kembar, dari pasangan pejuang tangguh Ny. DR (35th) dan Bpk. AR. Simaklah bagaimana perjuangan mereka memetik hasil menggembirakan ini.

Kedua bayi ganteng ini lahir secara bedah sesar di RSIA Gladiool Magelang.  Bayi pertama  (sang kakak) mempunyai berat 2.450 gram, dan si adek 2.950 gram. Persalinan SC ini ditangani oleh dr Yunita Erlina, SpOG, dr. Chrisna Hendarwati, SpA, dan dr. Tatang Kurniawan, SpAn.

Pasangan yang berbahagia bersama dr. Yunita Erlina, SpOG

Terapi Fertilitas yang komprehensif.

Cerita panjangnya bermula sejak pasien didampingi suami mendatangi Gladiool IVF untuk  melakukan promil setelah 16 tahun penantian. Pada pemeriksaan menyeluruh, didapatkan bahwa kista coklat (endometriosis) telah menjadi penyebab utama infertilitas.  Pengangkatan kista dilakukan dengan bedah laparoskopi, karena dengan teknik bedah invasi minimal (sayatan hanya 1 cm) ini merupakan metode bedah yang lebih baik daripada bedah laparatomi (membuka perut dengan sayatan lebar).

Bedah laparoskopi dilakukan oleh team bedah laparoskopi dipimpin oleh dr. Yunita Erlina, SpOG, di RSIA Gladiool , dan dilanjutkan terapi hormon selama 3 bulan.   Selanjutnya pasien siap dengan program bayi tabung.

Selanjutnya, adalah tahap yang penting menentukan jenis program IVF yang akan dilakukan. Program IVF yang terpilih adalah stimulasi ringan dengan kombinasi. Yaitu stimulasi ovarium dengan menggunakan klomifen sitrat selama  5 hari dan  dikombinasikan dengan suntikan FSH 75 sebanyak 3x).

Program pertama belum berhasil membuahkan embryo yang sehat, sehingga diputuskan untuk tidak melakukan transfer embryo.

Pada program kedua, didapatkan 3 embryo cantik yang siap ditanam. Thanks to embryo team (dr.Dicky, dr. Yuda, dan dr. Ayu) yang telah merawatnya selama 4 hari di laboratorium

Embryo transfer dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2018 (hmmm … tanggal cantik dan tanggal keberuntungan juga ). Daaaan… hasil laboratorium pada tanggal 30 Agustus 2018 menunjukkan terjadinya kehamilan.

Jadi, untuk anda pasangan yang masih dalam tahap berusaha, janganlah menyerah, dan tetaplah berusaha. Dengan persiapan IVF yang tepat,  semoga perjuangan anda juga dapat membuahkan hasil yang manis seperti pasangan ini. Amiin

Bila anda memiliki pertanyaan atau komentar, silakan cantumkan di kolom yang tersedia yaa…

Team GIVF

Berita terkait :https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/kedu/17-tahun-menanti-pasangan-ini-dikaruniai-anak-kembar/