Archives: January 16, 2019

Selamat Ulang Tahun ASA

Selamat Ulang Tahun Asa

Dear, Nafisha Qiana Safwa

Bagi ayah dan ibu kamu adalah permata yang sangat berharga sebagai karunia Tuhan yang terpilih dan terbaik. 5 Desember 2020 genap 1 tahun usia ASA. Kami Gladiool IVF mendoakan agar ASA selalu sehat, bertumbuh kembang baik dan sempurna; menjadi anak yang sholehah, berbakti pada ayah dan ibu, menjadi panutan yang baik untuk semua orang, tidak pernah menyerah untuk menghasilkan sesuatu yang baik.

Ibu kamu mencatat perjuangan spesial ini dengan penuh cinta untuk saling menguatkan para pejuang dua garis GIVF. Silakan simak perjalanannya yang berakhir bahagia bersama GIVF ini.

“Aku beruntung terlahir dari kedua orang tua pejuang tangguh.Bagaimana tidak, orang tuaku memperjuangkan kehadiranku butuh 8 tahun. ini sungguh tidak mudah”.
Di atas sana dialamku yang masih belum terbentuk, sering aku melihat usaha ayah dan ibuku mendatangi satu dokter ke dokter lain, menjalani pemeriksaan satu ke pemeriksaan lain, menjalani terapi penyubur, inseminasi buatan hingga 5 kali hingga jalan terakhir memutuskan ivf/bayi tabung, bahkan usaha non medis yang tentunya menyakiti fisik ayah ibuku. Sengat lebah, terapi akupuntur, pijat anatomi, chiropraksi, sampai menelan obat herbal dan obat cina yang tidak murah.

hasilnya kehamilan tidak kunjung tiba, ibuku selalu menangis setiap kali mens datang dan ayahku sambil tertegun selalu bilang ke ibuku “jangan putus ASA, besok kita berusaha lagi…..”

Setelah 3 bulan ayahku menjalani pengobatan dengan dokter Seso Sulijaya Suyono proses bayi tabung pun dijalani. Aku melihat ayah ibuku dengan penuh harap akan keberhasilan usahanya. Dengan metode kombinasi pil dan suntik fsh untuk ibukku, akhirnya saat ovum pick up (opu) didapatkan 7 sel telur. Betapa bahagianya ibukku saat itu. Tapi, setelah di cek di laboratorium dari 7 sel telur itu yg ada isinya (sel telur oosit) hnya 2 saja. Aku melihat ibuku yg sedikit kecewa campur sedih saat itu. Harapannya seolah semakin menipis untuk mendapatkan lebih dr 1 sel telur oosit. Dengan mempertimbangkan sel telur oosit dan kualitas sperma ayahku, tim embriolog memutuskan untuk melakukan pembuahan (fertilisasi) dengan metode konvensional untuk 1 sel telur matang dan metode icsi untuk 1 sel telur lainnya yang belum matang (sel telur ini dimatangkan dulu di lab selama 5 jam sebelum di icsi)Yaa, memang akulah yang terbaik dan terpilih seperti namaku, karena yang jadi embrio hnya satu.

Calon sodaraku yang dimaturasi di lab, ketika dilakukan icsi mengalami degenerasi alias rusak di hari kedua pengamatan embriolog sehingga tidak layak untuk dilanjutkan apalagi di transfer ke tubuh ibuku Saat itu aku sangat ingin bilang ke ayah ibuku”ayah, ibu, jngan bersedih, jngan berkecil hati.. Aku akan bertahan jadi embrio yang membelah baik sehingga layak ditransfer ke tubuhmu bu, nempel dan berkembang dengan baik karena ridlo Alloh..ikhlaskan calon sodaraku yang atas takdirNya harus mengalami kerusakan, Alloh Maha Tahu yang terbaik buat ayah ibu.. “Lagi2 ortuku tetap mengucap alhamdulillah mendapatkan 1 embrio sehat, aku jadi tambah semangat untuk membelah jadi 8 sel, sehingga dihari ketiga diputuskan aku layak dimasukkan kembali ke rahim ibuku. Tahukah bu, aku sangat bahagia saat itu bisa mendapatkan tempat ternyaman di rahimmu bu.

 

Asa pov 9 April 2019 Hari ini ortuku dijadwalkan tes darah bhcg untuk mengetahui hamil tidaknya dari usaha bayi tabung yg dijalankan 12 hari yang lalu. Dari pagi ayah ibukku sudah semangat sekali menuju ke laboratorium rsia gladiool. Setelah menunggu hampir 3 jam, saat hasil tes keluar dan ibuku dinyatakan positif hamil dengan bhcg 160, saat itu aku melihat betapa bahagianya ayah ibuku. Ibuku sampai menangis tanpa suara, ayahku mengucap alhamdulillah dengan wajah cerahnya. Akupun sangat bahagia karena bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di rahim ibuku atas ijin Alloh SWT. Ayah ibuku sangat berjuang sejauh ini, akupun juga harus berjuang untuk bertemu ayah ibukuTerimakasih untuk kepanjangan tangan Tuhan yang membantu ayah ibuku mewujudkan keberadaanku. Dokter Doddy Sutanto, Sp.OG. K(Fer) yang menangani proses bayi tabung ibukku dengan penuh dedikasi. Dokter yang penuh semangat dan aura positif hingga aura itu menular ke ayah ibuku Dokter Seso Sulijaya, Sp. And yang merawat ayahku sebelum proses bayi tabung dimulai.

Dengan pendekatan yang friendly, membuat ayahku dengan suka cita tidak pernah melewatkan jam minum obat. Om seso ini juga selalu memantau perkembangan proses bayi tabungku lewat wa Tim embriolog gladioolivf beserta seluruh suster yang ramah dan responsif. Semoga Alloh SWT membalas semua kebaikan tsb dg kebaikan yg berlimpah Gladiool Ivf Magelang Salam sayang dariku, baby givf Asa Lahir 5 Desember 2019, jam 21.15 dengan sc, tanggal yang ia pilih sendiri untuk lahir, tepat di hari kelima minggu ketigapuluh tujuh (dari jadwal semula sc terencana tanggal 7 Desember 2019).

catatan harian : Ratih Ny Eko S (facebook.com) , IG ratih.pus

Simak Artikel lainnya berdasarkan KATEGORI : 

BERITA | LITERASI | SUCCESS STORY


Kita tetap setia melayani

Cerita sukses program fertilitas di masa pandemi Covid-19.

Tak terasa situasi pandemi yang mengubah kehidupan kita menjadi ‘new normal’ ini telah berlangsung hampir 10 bulan. Meskipun sempat membuat langkah kita tertahan, namun situasi itu tidak menyurutkan niat kita untuk terus melakukan usaha yang sebaik-baiknya. Situasi pandemi global ini membuat Gladiool IVF menyikapinya dengan membenahi berbagai protokol guna menghindarkan risiko penularan infeksi, baik kepada pasien maupun staf medis kami. Kami bertekad untuk tidak berhenti berjuang bersama para pasangan untuk menciptakan keajaiban kecil.

Berikut adalah beberapa cerita pasangan yang telah merasakan manisnya hasil perjuangan mereka :

1.Ny. I & Tn. S

Pasangan ini adalah kehamilan pertama di awal era pandemi sekitar 9 bulan yang lalu. Mereka mengalami infertilitas 7 tahun setelah menjalani 2 kali kehamilan ektopik.

Program IVF yang mereka ikuti adalah protokol stimulasi minimal (kombinasi), dan mendapatkan 4 oosit. Dengan fertilisasi konvensional, didapatkan 3 embryo.

Transfer embryo yang pertama belum menghasilkan kehamilan, dan pada transfer dengan menggunakan embrio beku (frozen embryo) menghasilkan kehamilan dengan bHCG 713,2 (H12 post FET). Pada saat ini mereka sedang menantikan hari-hari persalinan.

2.Ny. En & Tn M

Infertilitas 9 tahun, dengan masalah tuba. Setelah penanganan operasi dengan laparoskopi, pasien mengikuti program IVF dengan stimulasi minimal (kombinasi) dan menghasilkan 4 oosit.

Fertilisasi secara konvensional menghasilkan 2 embryo layak transfer. Dilakukan transfer 2 embryo fresh, menghasilkan bHCG 382 (H12 post ET). Kehamilan sekarang menginjak bulan ke 3.

2. Ny. En & Tn M

Infertilitas 9 tahun, dengan masalah tuba. Setelah penanganan operasi dengan laparoskopi, pasien mengikuti program IVF dengan stimulasi minimal (kombinasi) dan menghasilkan 4 oosit.

Fertilisasi secara konvensional menghasilkan 2 embryo layak transfer. Dilakukan transfer 2 embryo fresh, menghasilkan bHCG 382 (H12 post ET). Kehamilan sekarang menginjak bulan ke 3.

3. Ny. Di & Tn PS

Pasangan ini mengalami infertilitas selama 5 tahun, dan telah melakukan berbagai macam terapi untuk mewujudkan buah hati.

Saat mengikuti program di GIVF, didapatkan dari hasil pemeriksaan bahwa masih ada kesempatan terapi dengan inseminasi intra uterin (IUI).

Oleh karena itu dilakukan inseminasi intrauterin dengan indikasi male factor (AT), dengan stimulasi kombinasi membuahkan hasil yang manis. (bHCG 213, H12 post IUI)

4. Ny. Hn & Tn Di

Mengalami infertilitas selama 3 tahun. Dari pemeriksaan didapatkan polip endometrium.

Setelah mendapatkan terapi kuretase, pasien menjalani program inseminasi intra uterin (IUI) dengan stimulasi ovarium kombinasi (tablet dan injeksi hormon).

Pasien berhasil hamil dengan bHCG 928, dan hasil pemeriksaan USG menunjukkan kehamilan multipel (kembar 3/triplet)

Hasil USG menunjukkan kehamilan triplet

Hasil USG 3 dimensi

5. Ny. Y & Tn. A

Pasangan ini telah berjuang dengan mengikuti program IVF di GIVF sebanyak dua kali dengan indikasi kedua tuba non paten.

Pada kesempatan pertama dilakukan IVF dengan protokol kombinasi, namun belum membuahkan hasil.

Pada kesempatan kedua, dilakukan program dengan protokol antagonis (total FSH 900 IU) yang didapatkan 6 oosit dan dilakukan transfer embryo.

Saat ini pasien menjalani kehamilan dengan bayi tunggal.

 

Segenap tim Gladiool ikut bersuka cita atas keberhasilan ini. Masih banyak cerita menarik lain yang belum sempat kita tayangkan.

Bagi para pasangan yang belum beruntung, tetaplah semangat dan marilah kita mengusahakan yang terbaik selagi masih ada kesempatan.

Salam,
Gladiool IVF
the most simple and affordable IVF in Indonesia


Persiapan Bayi Tabung di GIVF Magelang

 

Kepada pasangan yang sudah siap untuk menjalani program bayi tabung, yuk menyimak beberapa hal yang perlu diperhatikan agar IVF siklus alamiah dapat berhasil…

PERSIAPAN ISTRI :

1. Siklus menstruasi.
Siklus menstruasi yang baik untuk mengikuti IVF siklus alami adalah yang teratur (27-30 hari).  Bila siklus anda kurang teratur, dapatkan pengobatan dengan klomifen sitrat (clomiphene citrate – Diphten, Blesifen, Profertil, Pinfetil dll) 1 x 2 tablet selama 5 hari, hari ke 3 sampai ke 7.
Sebaiknya bila anda sudah sering menggunakan obat ini, hentikan dahulu 1 siklus (tanpa obat) dan anda bisa memulai program pada siklus berikutnya.  Siklus menstruasi yang tidak teratur bisa juga disebabkan penyakit lain seperti penyakit sindroma ovarium polikistik, gangguan hormon prolaktin, tiroid, atau kekurangan hormon FSH.  Pastikan anda tidak mengalami hal ini dengan berkonsultasi dan melakukan pengobatan terlebih dahulu dengan  dokter anda.

2. Keputihan.
Pastikan tidak ada keputihan (leukorea/vaginitis).  Bila anda sedang mengalami keputihan atau anda tidak yakin, pastikan untuk memeriksakan diri dan berobat ke dokter anda terlebih dahulu.

3. Penyakit 
Bila anda sedang tidak fit maka sebaiknya anda jangan memulai program, persiapkan diri anda dengan meminum multivitamin (termasuk asam folat) . Bila anda sedang menderita penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, atau penyakit kronis lainnya, sebaiknya anda melakukan pengobatan terlebih dahulu sampai penyakit ini terkontrol.

4. Kegemukan
Bila anda menderita kegemukan (BMI > 29) , dan ketidak teraturan menstruasi, jangan memulai program.  Pada kasus seperti ini maka angka keberhasilan akan menurun dan sebaiknya anda mempersiapkan diri dengan berusaha menurunkan berat badan.

5. Histerosalfingografi (HSG)
Pemeriksaan kualitas tuba dan kontur uterus sangat penting untuk keberhasilan kehamilan.  Bila pada uterus dan tuba didapatkan gangguan, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter anda apa yang harus dilakukan agar IVF dapat berjalan dengan lancar.  Khusus untuk masalah hidrosalphing dengan tuba non paten, SANGAT direkomendasikan agar anda melakukan tubektomi (pemotongan tuba) atau ligasi tuba  dengan  laparoskopi atau laparatomi sebelum melakukan IVF.

PERSIAPAN SUAMI

1. Analisis sperma
Mengetahui kualitas sperma adalah mutlak. Bila pada analisis sperma, terdapat lekosit yang berlebihan maka sebaiknya anda minum obat antibiotika (misalnya levofloxacin 1 tablet perhari minimal 10 hari, atau doksisiklin 2 x sehari selama 10 hari)

2. Abstinensia
Sebaiknya abstinensia sejak 1 hari sebelum hari pemeriksaan (hari ke 10) agar kualitas sperma optimal pada saat dibutuhkan.

PERSIAPAN ISTRI DAN SUAMI

1. Jadwal Pemeriksaan
Bila beberapa hal yang telah saya sebut diatas telah dilewati maka selanjutnya adalah melakukan perjanjian.
Deteksi ovulasi (pemeriksaan folikel) dilakukan pada hari ke 10 bila siklus anda 28 hari bila tidak, maka anda harus datang sekitar 3-4 hari sebelum ovulasi. Dan untuk itu sebaiknya anda melakukan perjanjian (mendaftar) untuk mendapatkan waktu pemeriksaan.

2. Mengenali Program
Untuk mempersingkat waktu dan agar konsultasi dapat berjalan efisien, sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu mengenai bayi tabung (IVF), khususnya siklus natural (IVF natural Cycle) termasuk pemeriksaan-pemeriksaan dan obat-obat pendukung yang mungkin akan anda dapatkan. Bila anda ingin mengetahui lebih dalam termasuk syarat administratif dan skema finansial maka anda dapat berkonsultasi kepada staf kami di 0293-367800 atau facebook@gladioolivf

 


Persiapan IVF saat Menghadapi Pandemi COVID-19

Persiapan IVF saat Menghadapi Pandemi COVID-19

Salam sejahtera,

Pandemi Virus Corona yang terjadi telah membuat kondisi kehidupan kita menjadi berubah, dan banyak rencana kita yang tertunda. Tidak terkecuali program bayi tabung yang telah telah kita siapkan. Dari sisi pelayan kesehatan, kita memang dihimbau untuk menghentikan pelayanan IVF demi kepentingan menahan laju penyebaran wabah. Dari sisi pasien penundaan ini sangat penting karena menghindarkan anda (pasien) dari bepergian yang berarti meningkatkan risiko tertular dengan dampak kesehatan yang tidak bisa diperkirakan.

Bersama harapan bahwa pandemi ini akan segera berlalu, di bawah ini ada beberapa yang dapat anda lakukan (di rumah) dalam rangka program IVF yang akan kita laksanakan setelah larangan bepergian atau himbauan layanan IVF terbatas dicabut.

1. Jaga diri anda jangan sampai terkena infeksi. Kita tidak bisa tahu akibat pasti jangka pendek maupun jangka panjang dari infeksi virus ini terhadap organ reproduksi baik pria maupun wanita. Beberapa laporan menunjukkan bahwa infeksi covid-19 berdampak buruk terhadap kualitas sperma, meskipun gejala infeksi pernafasannya tidak terlalu serius. Oleh karena itu, ikutilah anjuran pemerintah dan otoritas kesehatan seperti stay at home, wash your hand frequently, social distancing, and wear mask whenever needed.

Advice on the Coronavirus

2. Jaga berat badan ideal anda. Berada di rumah saja tanpa melakukan apapun tentu saja berisiko berat badan kita bertambah. Oleh karena itu jangan lupa untuk selalu berolah raga dan menjaga pola makan agar berat badan tetap ideal (Body mass index = 20-25 kg/m^2). Untuk anda yang menderita kelebihan berat badan atau bahkan obesitas, ini adalah waktu yang tepat untuk mencanangkan target dan menjalankan misi bersama pasangan, demi keberhasilan progam hamil. Banyak sekali situs yang dapat menolong anda untuk menyusun program penurunan BB dengan olah raga dan pemilihan nutrisi yang ideal.

Sports Nutrition | Free Vectors, Stock Photos & PSD

3. Peliharalah suasana hati anda dan pasangan. Tekanan psikologis untuk selalu di rumah, penurunan aktivitas dan pekerjaan, dan berita-berita pandemi ini sungguh tidak bisa dibilang remeh. Harus ada kesadaran bahwa ini adalah sesuatu yang harus rela dihadapi bersama dengan pasangan, keluarga dan masyarakat banyak. Oleh karena itu gunakan kesempatan ini untuk melakukan kegiatan yang positif di rumah bersama pasangan, saling menjaga perasaan dan tidak terbawa oleh percakapan dan diskusi yang mengarah pada kecemasan, ketakutan atau kehilangan harapan. Lakukan hubungan seks yang teratur dengan dasar keinginan untuk bahagia bersama, tanpa harus dibebani dengan masalah fertilitas anda. Ini kesempatan anda mengulangi masa bulan madu, ketika kebersamaan anda dengan pasangan anda adalah prioritas.

This image has an empty alt attribute; its file name is young-couple-kissing-chairs_23-2148012032.jpg

Itu adalah beberapa tips yang dapat anda kerjakan dengan pasangan selama menunggu social disruption ini berlalu. Siapa tahu…. setelah anda menjaga selalu sehat dan melakukan beberapa perubahan gaya hidup yang lebih baik, maka keajaiban kehamilan dapat terjadi secara alami.

Semoga.

Dr. Doddy Sutanto, M.Kes, SpOG(K)Fer


Pembatasan sementara layanan GLADIOOL IVF.

Kepada semua pasien Gladiool IVF,

Terkait dengan perkembangan pandemi COVID-19 yang terjadi dan demi kebaikan kita bersama, maka pelayanan tindakan Bayi Tabung Gladiool IVF untuk sementara kami hentikan. Penghentian ini akan berlangsung sampai pemberitahuan berikutnya dengan melihat situasi yang berkembang. Penghentian ini hanya untuk pelayanan fertilitas dan bayi tabung, sedangkan untuk pelayanan lain di RSIA Gladiool tetap berlangsung (dengan upaya maksimal tindakan pencegahan penularan).

Latar belakang

Dunia saat ini sedang menghadapi pandemi (wabah global) baru yang disebut COVID-19 (Coronavirus disease 2019), yaitu penyakit infeksi yang meluas sangat cepat dalam komunitas, memiliki tingkat penularan tinggi dan dapat dapat bertahan hidup lama. Banyak individu yang terinfeksi dan menular tapi bergejala ringan, termasuk demam, bahkan terkadang tanpa gejala sama sekali.

Penyebaran virus ini sangat cepat dan laju infeksi bersifat exponensial. Transmisi primer dipercaya melalui droplet pernafasan dari batuk atau bersin, dan menular langsung sampai jarak sekitar 2 meter. Periode inkubasi (tanpa gejala) virus ini 3 sampai 7 hari tapi bisa sampai 2 minggu dari infeksi sampai bergejala.

Sekitar 80% pasien mengalami demam, dan gejala ringan (non-pneumonia dan pneumonia ringan). Sekitar 14 % mengalami hal yang lebih parah (sesak nafas, nafas cepat, oksigen darah menurun, dan pernanahan pada paru). Pada 5% kasus akan mengalami hal yang kritis ( gagal nafas, syok septik dan kegagalan multipel organ.

Sampai saat ini belum ada terapi khusus untuk COVID-19 dan vaksin sedang diupayakan pembuatannya oleh para dokter dan peneliti dari seluruh dunia.

Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan di rumah untuk dapat melawan penyakit ini dan memperlambat penyebarannya, yaitu :

1.Menghindari kegiatan di luar rumah, dan menghindari berkerumun.

2.Hindari kontak langsung dengan orang yang sakit (batuk pilek atau demam).

3.Jagalah jarak anda dengan orang lain ketika berinteraksi.

4.Selalu mencuci tangan teratur.

5.Jaga kesehatan dengan olah raga dan istirahat teratur, serta nutrisi yang cukup.

6.Bila anda batuk atau bersin, tutuplah hidung dan mulut dengan lengan anda.

7.Bila anda merasa sakit ringan, tahap pertama isolasi diri, bila memberat segeralah ke dokter.

Saya sangat berharap situasi ini dapat segera berakhir dan keadaan menjadi normal kembali.

Salam,

Dr.Doddy Sutanto, M.Kes, SpOG(K)Fer


Ijinkan aku bercerita

Ijinkan Aku Bercerita

Pada umumnya kita melihat segala sesuatu dari diri kita sendiri yang telah dewasa, namun cerita di bawah ini menjadi sungguh menarik karena menggambarkan apa yang dipikirkan oleh jabang bayi sejak akan terbentuk sampai berkembang dalam perut (diceritakan oleh pasien Gladiool IVF).

Setelah 3 bulan ayahku menjalani pengobatan dengan dokter Seso Sulijaya Suyono proses bayi tabung pun dijalani. Aku melihat ayah ibuku dengan penuh harap akan keberhasilan usahanya. Dengan metode kombinasi pil dan suntik fsh untuk ibukku, akhirnya saat ovum pick up (opu) didapatkan 7 sel telur. Betapa bahagianya ibukku saat itu. Tapi, setelah di cek di laboratorium dari 7 sel telur itu yg ada isinya (sel telur oosit) hnya 2 saja. Aku melihat ibuku yg sedikit kecewa campur sedih saat itu. Harapannya seolah semakin menipis untuk mendapatkan lebih dr 1 sel telur oosit

Dengan mempertimbangkan sel telur oosit dan kualitas sperma ayahku, tim embriolog memutuskan untuk melakukan pembuahan (fertilisasi) dengan metode konvensional untuk 1 sel telur matang dan metode icsi untuk 1 sel telur lainnya yang belum matang (sel telur ini dimatangkan dulu di lab selama 5 jam sebelum di icsi)

Yaa, memang akulah yang terbaik dan terpilih seperti namaku, karena yang jadi embrio hnya satu. Calon sodaraku yang dimaturasi di lab, ketika dilakukan icsi mengalami degenerasi alias rusak di hari kedua pengamatan embriolog sehingga tidak layak untuk dilanjutkan apalagi di transfer ke tubuh ibuku

Saat itu aku sangat ingin bilang ke ayah ibuku
“ayah, ibu, jngan bersedih, jngan berkecil hati.. Aku akan bertahan jadi embrio yang membelah baik sehingga layak ditransfer ke tubuhmu bu, nempel dan berkembang dengan baik karena ridlo Alloh..ikhlaskan calon sodaraku yang atas takdirNya harus mengalami kerusakan, Alloh Maha Tahu yang terbaik buat ayah ibu.. “

Lagi2 ortuku tetap mengucap alhamdulillah mendapatkan 1 embrio sehat, aku jadi tambah semangat untuk membelah jadi 8 sel, sehingga dihari ketiga diputuskan aku layak dimasukkan kembali ke rahim ibuku

Tahukah bu, aku sangat bahagia saat itu bisa mendapatkan tempat ternyaman di rahimmu bu..

Cerita ini saya dapatkan dari seorang pasien Gladiool IVF yang telah berhasil, dan saat ini si jabang baru saja lahir dan berada nyaman di pelukan sang ibu. Kami team Gladiool IVF turut berbahagia, semoga si kecil dapat tumbuh sehat sempurna seperti kedua orang tuanya.

Dr D.


Seminar bayi tabung “Simple and Affordable IVF”

Dalam rangka Hari Ibu, Layanan Fertilitas dan Bayi Tabung Gladiool IVF mengadakan Seminar untuk awam bertemakan “Simple and Affordable IVF” atau Program Bayi tabung yang simple dan terjangkau. Menampilkan narasumber : Dr. Doddy Sutanto, SpOG(K)Fer; DR. Dr. Dicky Moch Rizal SpAnd(K), FIAS, AIFM, dan Dr. Yunita Erlina SpOG.

Seminar ini di selenggarakan di Seminar Room Hotel Grand Artos Aerowisata Magelang, hari Minggu, 22 Desember 2019, pukul 09.00-13.00.

Dengan kontribusi sebesar Rp.250.000,- peserta akan mendapatkan materi seminar, kesempatan tanya jawab, snack, goodie bag, makan siang di restoran hotel, serta voucher potongan biaya tindakan IVF senilai 2 juta rupiah. Testimoni dari pasangan yang telah berhasil program juga akan ditampilkan pada acara ini.

Segeralah daftarkan diri anda karena tempat terbatas.


Laparoscopy surgery, mild stimulation IVF and then delivery by caesarean section

Posted on 12 April 2019by dr.D

Hallo pembaca, hari ini (Jumat 12 April 2019, pk. 08.40 WIB) telah lahir bayi kembar, dari pasangan pejuang tangguh Ny. DR (35th) dan Bpk. AR. Simaklah bagaimana perjuangan mereka memetik hasil menggembirakan ini.

Kedua bayi ganteng ini lahir secara bedah sesar di RSIA Gladiool Magelang.  Bayi pertama  (sang kakak) mempunyai berat 2.450 gram, dan si adek 2.950 gram. Persalinan SC ini ditangani oleh dr Yunita Erlina, SpOG, dr. Chrisna Hendarwati, SpA, dan dr. Tatang Kurniawan, SpAn.

Pasangan yang berbahagia bersama dr. Yunita Erlina, SpOG.

Terapi Fertilitas yang komprehensif.

Cerita panjangnya bermula sejak pasien didampingi suami mendatangi Gladiool IVF untuk  melakukan promil setelah 16 tahun penantian. Pada pemeriksaan menyeluruh, didapatkan bahwa kista coklat (endometriosis) telah menjadi penyebab utama infertilitas.  Pengangkatan kista dilakukan dengan bedah laparoskopi, karena dengan teknik bedah invasi minimal (sayatan hanya 1 cm) ini merupakan metode bedah yang lebih baik daripada bedah laparatomi (membuka perut dengan sayatan lebar).

Bedah laparoskopi dilakukan oleh team bedah laparoskopi dipimpin oleh dr. Yunita Erlina, SpOG, di RSIA Gladiool , dan dilanjutkan terapi hormon selama 3 bulan.   Selanjutnya pasien siap dengan program bayi tabung.

Selanjutnya, adalah tahap yang penting menentukan jenis program IVF yang akan dilakukan. Program IVF yang terpilih adalah stimulasi ringan dengan kombinasi. Yaitu stimulasi ovarium dengan menggunakan klomifen sitrat selama  5 hari dan  dikombinasikan dengan suntikan FSH 75 sebanyak 3x).

Program pertama belum berhasil membuahkan embryo yang sehat, sehingga diputuskan untuk tidak melakukan transfer embryo.

Pada program kedua, didapatkan 3 embryo cantik yang siap ditanam. Thanks to embryo team (dr.Dicky, dr. Yuda, dan dr. Ayu) yang telah merawatnya selama 4 hari di laboratorium

kembar/

Embryo transfer dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2018 (hmmm … tanggal cantik dan tanggal keberuntungan juga ). Daaaan… hasil laboratorium pada tanggal 30 Agustus 2018 menunjukkan terjadinya kehamilan.

Jadi, untuk anda pasangan yang masih dalam tahap berusaha, janganlah menyerah, dan tetaplah berusaha. Dengan persiapan IVF yang tepat,  semoga perjuangan anda juga dapat membuahkan hasil yang manis seperti pasangan ini. Amiin

Bila anda memiliki pertanyaan atau komentar, silakan cantumkan di kolom yang tersedia yaa…

Team GIVF

Berita terkait :https://www.krjogja.com/berita-lokal/jateng/kedu/17-tahun-menanti-pasangan-ini-dikaruniai-anak-


Success Rate, GIVF 2018

Pembaca  yang berbahagia,

Setiap tahun, setiap klinik bayi di Indonesia diwajibkan melaporkan kinerja masing-masing ke organisasi klinik dan praktisi bayi tabung Perfitri (Perhimpunan Fertilisasi Invitro Indonesia), tidak terkecuali klinik bayi tabung Gladiool IVF yang telah melaporkan secara rutin sejak 2012.

Pada tahun ini kami dengan bangga melaporkan hasil kinerja tahun 2018, yang di dalamnya tertuang data, yang ingin kami bagikan kepada anda.

40%

Sepanjang tahun 2018, kami mendapatkan keberhasilan (success rate) untuk seluruh kelompok umur sebesar 29%.  Success rate tertinggi di peroleh dari kelompok umur kurang dari  35 tahun, yaitu sebesar 40% per embryo transfer.

Bila kita menggunakan batasan di bawah 37 tahun maka angka menjadi lebih rendah yaitu 36%, dan bila di bawah 40 tahun,  angka keberhasilan semakin menurun menjadi 31%.

Kehamilan tersebut dihitung dengan mengikutsertakan semua jenis stimulasi ovarium (siklus natural, clomifen sitrat, kombinasi dan protokol antagonis), seperti yang ada pada protokol di GIVF.  Fertilisasi sebagian besar dilakukan secara konvensional (non ICSI) dan fresh embryo transfer pada hari ke 2 sampai 5 perkembangan.

Hasil tersebut tidak berbeda dengan evidence base selama ini kita ketahui bersama, bahwa usia istri sangat menentukan keberhasilan program infertilitas termasuk IVF.   Semakin tinggi usia, kemungkinan terjadinya keberhasilan akan semakin rendah, dan penurunan drastis sudah dimulai sejak usia 35 tahun. Fenomena ini sangat berkaitan dengan kualitas oosit (keutuhan kromosom di dalam inti sel telur) yang semakin menurun dengan bertambahnya usia.

sr maternal

 

Data diperoleh dari CDC, USA, 2008 (https://www.researchgate.net/figure/ART-success-rates-in-the-United-States-2008-CDC-report-9-Over-the-age-of-35-years_fig1_233483487)

Kesimpulan yang kita dapatkan : Bila anda dan pasangan anda memerlukan penanganan bayi tabung, janganlah membuang waktu, karena waktu berjalan terus, demikian pula jam biologis anda. Kami akan selalu siap kapan anda membutuhkan pelayanan,  namun telur anda tidak dapat menunggu lama.

Bila anda membutuhkan keterangan lebih lanjut mengenai persiapan bayi tabung, silakan klik tautan ini : Persiapan bayi tabung di GIVF, atau silakan hubungi kami di telepon  0293 367800.

Salam,

Team GIVF, Januari 2019


Kabar-kabar membahagiakan di awal tahun baru 2019.

"All our dreams can come true if we have the courage to pursue them"

Kepada pembaca yang budiman, kami dari team Gladiool IVF mengucapkan Selamat Tahun Baru 2019, semoga di tahun ini kita diberkati dengan kesuksesan dan kebahagiaan.  Beberapa kabar istimewa datang dari pasien-pasien, dan juga kabar kesaksian Michelle dan Barack Obama dalam menjalani IVF.

1.Keluarga Danu bersama putra kebanggaan Kristoff mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru. Silakan menyimak pengalaman mereka bersama GIVF dengan mengklik link ini : Puji Tuhan …

2. Ny. R & Tn. A, Pasien dengan amenorea hypogonadotropin hypogonadism, berhasil hamil melalui IVF di Gladiool-IVF. Setelah mendapat induksi hormon FSH dan LH dosis rendah, pasien mendapat transfer 3 embryo cantik yang berasal dari 6 oosit (pembuahan konvensional).  Kabar menggembirakan datang, kehamilan sehat usia 7 minggu, menghapuskan semua jerih payah lelahnya bolak balik berhari-hari dengan jarak tempuh 2 jam menuju ke RSIA Gladiool Magelang.

3. Ny D & Tn X. Mengalami infertilitas selama 12 tahun tidak menurunkan semangat pasangan ini untuk mengikuti IVF dengan indikasi OAT berat.  Protokol IVF antagonis menjadi pilihan mengingat pasien berusia lebih dari 34 tahun, ditambah dengan masalah sperma yang berat. Saat ini kehamilan sudah berkembang menjadi 9 minggu, dengan hasil USG menunjukkan janin tunggal dan sehat.

4. Ny. A & Tn D.  Protokol IVF Kombinasi di Gladiool-IVF mendapatkan 3 oocyte matang. Fertilisasi yang dilakukan secara konvensional membuahkan 1 embryo. Pada hari ke 3 kultur, perkembangan embryo sampai pada tahap 8 sel, blastomer simetris dan ukuran blastomer merata, serta fragmentasi minimal. Hasil bhcg (12 hari pasca ET) sebesar 628 mIU/mL menunjukkan terjadinya kehamilan secara biokimia.  Selamat kami ucapkan kepada pasien yang datang dari Jawa Barat.

5. Tahukah anda bila Michelle Obama dan Barack Obama juga mendapatkan kedua anak perempuan mereka melalui IVF ? Ya benar, dan meskipun pengalaman menjalani IVF adalah tidak mengenakkan dan bahkan terkadang membuat frustrasi, namun beliau rela mengungkap pengalaman tersebut belum lama ini. Banyak yang menilai pengakuan tersebut menunjukkan kerendahan hati dan kebaikan hati mereka.  Michelle tidak harus membagikan pengalaman sedih itu, namun beliau mau, agar banyak pasangan mendapat inspirasi dan termotivasi untuk selalu berusaha yang terbaik selama masih ada kesempatan. Silakan simak selengkapnya di sini


Layanan Melalui CHAT dilaksanakan pada JAM KERJA 09.00 - 16.00 WIB
//
ADMIN