2018

Kepada pasangan yang sudah siap untuk menjalani program bayi tabung, yuk menyimak beberapa hal yang perlu diperhatikan agar IVF siklus alamiah dapat berhasil… PERSIAPAN ISTRI : 1. Siklus menstruasi. Siklus menstruasi yang baik untuk mengikuti IVF siklus alami adalah yang teratur (27-30 hari).  Bila siklus anda kurang teratur, dapatkan pengobatan dengan klomifen sitrat (clomiphene citrate – Diphten, Blesifen, Profertil, Pinfetil dll) 1 x 2 tablet selama 5 hari, hari ke 3

Masha yang cantik... hampir berusia 3 tahun

Tak terasa 3 tahun berlalu dengan cepat. Bahagia sekali GIVF mendapat kunjungan ibu P* dan putrinya yang cantik, Masha (sang ayah terinspirasi dari film ‘Masha and the Bear’). Gadis cilik yang imut dan lucu ini merupakan GIVF Baby yang lahir tahun 2015, hasil program IVF siklus alamiah. [polldaddy poll=10148751] Berikut ungkapan rasa syukur sang ibu ketika adik Masha lahir.. : https://gladioolivf.wordpress.com/2015/11/12/givf-6/ Semoga program yang akan datang sukses lagi ya bun…

β-HCG darah pada hari ke-12 post embryo transfer, untuk memprediksi kehamilan dan jumlah embryo.

Hasil pemeriksaan titer β-HCG darah pada hari ke-12 post embryo transfer adalah saat yang ditunggu-tunggu pasangan yang melakukan program IVF.  Hormon β-HCG diproduksi oleh sel-sel calon plasenta yang dapat menjadi tanda terjadinya penempelan dan perkembangan embryo dalam rahim. Beta-HCG diukur pada hari ke-12  setelah embryo transfer dan tinggi rendahnya akan menunjukkan apakah kehamilan terjadi atau tidak, dan juga dapat memprediksi berapa jumlah  embryo yang berkembang. Beberapa hal yang perlu dipahami

Kehamilan kembar lagi..

Alangkah bahagianya… Ini adalah foto usg kehamilan kembar usia 6 minggu pada tanggal 26 Juni 2018, hasil program IVF di bulan Mei 2018. (Sengaja wajah pasangan yang tersenyum bahagia tidak kami tampilkan untuk menjaga privasi) Hasil transfer 2 embrio pada tanggal 30 Mei 2018. Berikut laporannya, Hasil pptest positif tanggal 12 juni dengan bHCG >1527 mIU/mL. Keberhasilan metoda sederhana siklus natural dengan stimulasi minimal. 2 folikel, 2 embryo, 2 janin.

Kegemukan, penyebab infertilitas wanita dan pria.

Obesitas atau kegemukan adalah masalah yang besar di bidang kesehatan umum. Obesitas meningkatkan risiko dislipidemia (perlemakan), penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes melitus, infeksi dan banyak sekali penyakit lainnya. Dalam bidang kesehatan reproduksi wanita, obesitas akan menyebabkan berbagai risiko berbagai penyakit seperti : • Gangguan ovulasi, gangguan menstruasi dan infertilitas • Polikistik ovarium sindrom, hiperplasia endometrium, kanker rahim. • Kehamilan risiko tinggi (keguguran dan prematuritas , preeklamsia, diabetes mellitus, polihidramnion)