blueridgeobg.com
blueridgeobg.com

Tuba non paten bilateral, indikasi utama program IVF

Tuba non patent / buntu / blocked tube merupakan indikasi utama IVF. Keberhasilan program bayi tabung yang pertama kali di dunia (dilakukan oleh ilmuwan Inggris Robert Edward sekitar tahun 1978) adalah kasus seperti ini.
Penyebab dari tuba non patent diantaranya adalah : infeksi, perlengketan endometriosis, dan penekanan oleh tumor.

Tuba non patent menjadi penyebab infertilitas wanita yang paling sering, selain masalah ovarium dan endometriosis. Diagnosis tuba non patent ditegakkan dengan pemeriksaan rontgen (Histerosalphingografi/HSG), atau histeroskopi laparoskopi.

Pada kasus-kasus tuba non patent bilateral (kedua tuba) maka IVF menjadi terapi yang paling bisa diharapkan untuk membuahkan kehamilan. Tindakan lain yang mungkin dilakukan adalah dengan melakukan repair tuba dengan pembedahan, namun hasilnya masih belum memuaskan.

Dua pasien terakhir yang mengalami kehamilan di Gladiool IVF adalah pasien-pasien dengan masalah tuba non paten. Berikut ringkasan yang dapat kami berikan:

  • Kasus 1. Tn.S (38 th) dan Ny.S(35  th)
  • Infertil 12 th, problem : tuba non paten (KET 2x), asthenozoospermia
  • Program : IVF mini stimulasi (CC)
  • Folikel 2 (terbesar 2,4cm), Oocyte 2(matur), Embryo 2 (8 sel, 8 sel sel grade A)
  • Hasil : Hamil (14/2/2014)
  • Kasus 2. Tn.TD(33th) dan Ny. MP(30 th)
  • Infertil 7 th, problem : tuba non paten bilateral
  • Program : IVF mini stimulasi (CC)
  • Folikel 5 (terbesar 1,8cm) ; Oocyte 4(matur; Embryo 3 (morula, 16 sel, 16 sel)
  • Hasil : Hamil (8/3/2014)

Kesimpulan: Wanita dengan diagnosis tuba non patent (bilateral) masih mempunyai harapan untuk dapat merasakan kehamilan, berkat adanya teknik  Invitro Vertilization.